Pondok Pesantren Daarul Abroor akan menggelar Pemilihan Ketua IPDA 2026 pada 1 Agustus 2026 pukul 08.00 WIB di Lapangan Utama. Empat kandidat, terdiri atas dua calon putra dan dua calon putri, akan mengikuti proses pemilihan. Kegiatan ini menjadi sarana regenerasi kepemimpinan sekaligus pembelajaran bagi santri dalam berdemokrasi, berorganisasi, serta menggunakan hak pilih secara bijak dan bertanggung jawab.
## Pemilihan Ketua IPDA 2026 Siap Digelar, Empat Kandidat Siap Bersaing
**Pondok Pesantren Daarul Abroor akan menggelar Pemilihan Ketua Ikatan Pengurus Daarul Abroor (IPDA) Tahun 2026 pada Sabtu, 1 Agustus 2026. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung mulai pukul 08.00 WIB di Lapangan Utama Pondok Pesantren Daarul Abroor.**
Pemilihan Ketua IPDA menjadi salah satu agenda penting dalam proses regenerasi kepemimpinan organisasi santri di Pondok Pesantren Daarul Abroor. Melalui kegiatan ini, para santri diberikan kesempatan untuk menentukan calon pemimpin yang dinilai mampu menjalankan amanah organisasi serta memberikan kontribusi positif bagi lingkungan pesantren.
Pada pemilihan tahun 2026, terdapat empat calon yang terdiri atas dua calon putra dan dua calon putri. Untuk kategori putra, **Calon Putra 01 adalah M. Alifudin**, sedangkan **Calon Putra 02 adalah Agung P.** Sementara itu, pada kategori putri, **Calon Putri 01 adalah Dyla Nur S.** dan **Calon Putri 02 adalah Syakira N.**
Keempat kandidat diharapkan dapat menunjukkan komitmen, kedisiplinan, tanggung jawab, serta kemampuan kepemimpinan dalam membawa IPDA menjadi organisasi yang semakin aktif dan bermanfaat bagi seluruh santri. Pemilihan ini tidak hanya menjadi sarana menentukan ketua, tetapi juga menjadi bagian dari pendidikan organisasi dan kepemimpinan bagi santri.
Dalam konteks pendidikan pesantren, keterlibatan santri dalam proses pemilihan pengurus memiliki nilai strategis. Santri dapat belajar mengenai demokrasi, musyawarah, tanggung jawab, keberanian menentukan pilihan, serta menerima hasil keputusan bersama secara dewasa. Pengalaman tersebut juga menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter kepemimpinan yang amanah, jujur, disiplin, dan bertanggung jawab.
Panitia mengajak seluruh santri yang memiliki hak pilih untuk menggunakan hak suaranya dengan baik. Setiap pilihan diharapkan didasarkan pada pertimbangan terhadap kualitas, kemampuan, serta kesiapan masing-masing calon dalam menjalankan tugas organisasi.
Dengan mengusung semangat **“Gunakan Hak Pilihanmu dengan Bijak dan Bertanggung Jawab,”** Pemilihan Ketua IPDA 2026 diharapkan dapat berlangsung secara tertib, jujur, adil, serta menjunjung tinggi nilai kebersamaan dan ukhuwah di lingkungan Pondok Pesantren Daarul Abroor.
Siapa pun yang nantinya memperoleh kepercayaan sebagai Ketua IPDA diharapkan mampu menjadi teladan, mengayomi anggota, serta membawa organisasi menuju program kerja yang lebih inovatif, terarah, dan sesuai dengan nilai-nilai pendidikan pesantren.